Kenali-Seorang-Dengan-Kepribadian-Psikopat

Kenali Seorang Dengan Kepribadian Psikopat

Gaya Hidup

Mungkin dari banyak orang tidak menyadari bahwa di sekitar kita terdapat beberapa orang yang mengidap psikopat. Psikopat selalu dihubungkan kepada kepribadian seseorang yang ditandai dengan sikap kasar, manipulatif, bahkan mencari sensasi. Jika seseorang mendengar kata “Psikopat” umumnya orang langsung membayangkan pada pembunuh berantai. Namun kesamaan beberapa sifat tidak bisa langsung untuk di golongkan pada psikopat.

Para psikopat biasanya tidak bisa membedakan yang mana benar dan yang man salah, sehingga banyak diantara mereka yang melakukan hal-hal yang tak bermoral, bahkan kriminal. Selain itu mereka juga tidak akan merasa bersalah dan tanpa adanya penyesalan setelah melakukan hal-hal yang tidak bermoral. Namun, tidak semua psikopat adalah pembunuh. Seorang psikopat tidak dapat membentuk hubungan emosional, meskipun sering kali mereka memiliki kepribadian yang hangat bahkan mempesona.

Psikopat umumnya lebih memfokuskan perhatiannya pada kebutuhan hidupnya seperti makanan dan minuman dari pada kebutuhan mental sosialnya seperti keluarga atau agama. Mereka bahkan tidak memperdulikan perasaan orang lain ketika melakukan sesuatu. Biasanya mereka amat implusif dan sangat emosian sehingga lebih rentan tiga kali lipat melakukan kejahatan dibandingkan orang yang normal.

Penyebab Seseorang Menjadi Psikopat

1. Penggunaan zat oleh orang tua

Orang tua berperan cukup penting dalam masa pertumbuhan seorang anak. Ketika orang tua memakai zat-zat yang dapat membahayakan bagi tubuh maka secara otomatis akan berdampak pada anak. Terutama pada ibu hamil jika menggunakan obat-obatan dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik anak yang di dalam kandungannya tersebut. Penyalahan zat oleh orang tua juga akan mendorong para anak untuk menjadi psikopat yang tidak memiliki rasa emosional dan empati terhadap orang lain.

2. Pola asuh orang tua

Kesalahan pola asuh orang tua saat anak masih usia dini akan sangat mempengaruhi seseorang untuk tumbuh menjadi psikopat atau tidak ketika ia dewasa nanti. Mereka yang mengalami pola asuh yang kasar serta di ikuti dengan kekerasan fisik yang verbal akan membuat anak menjadi gampang emosian dan selalu ingin melampiaskannya dengan kekerasan. Anak-anak yang banyak mengalami punishment secara terus-menerus akan berpotensi besar untuk tumbuh menjadi psikopat ketika dewasa nanti.

3. Faktor genetik

Perilaku psikopat dapat diturunkan dari gen kedua orang tuanya. Ayah atau ibu yang menderita psikopat akan berpeung untuk menurunkan sifar psikopat kepada sang anak dibandingkan dengan faktor lingkungan atau kondisi psikologi si anak. Ada hubungan antara gen orangtua dengan pembentukan neuron otak aak hingga menuntun anak untuk menjadi psikopat. Anak keturunan psikopat sudah terlebih dahulu memiliki sistem syaraf yang gagal untuk mereka merespon hal-hal yang menakutakn bagi orang-orang normal dibandingkan prikopat yang bukan dari faktor genetik.

Baca Juga : Bahaya Kecanduan Narkoba Serta Penyebabnya

Ciri-Ciri Psikopat

  1. Pintar berbicara dan suka tebar pesona
    Psikopat adalah pembicara hebar dan bermulut manis ketika berbicara dengan seseorang sehingga dengan mudah menaburkan taktik-taktik dengan tanggapan cerdas. Dengan mulutnya yang manis sering sekali kita tertipu dan tidak pernah sampai berpikiran bahwasannya ia adalah seorang psikpat. Tidak hanya itu para psikopat biasanya selalu dan samgat sering tebar pesona dan membuat anggapan bahwa menjadi psikopat itu adalah orang yang menyenangkan.
  2. Pintar dalam berbohong
    Berbohong adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan oleh para psikolog dengan mulutnya yang manis, mereka akan sangat lihat dalam memutar balikkan kata. Jika seseorang psikopat mulai berbohong maka mereka tidak akan bisa berhenti untuk tidak berbohong. Psikopat tidak perlu jika kebohongan mereka diketahui oleh orang lain karena mereka akan menutupinya kembali dengan berbohong lagi.
  3. Licik dan suka memanipulatif
    keahlihan dari para psikopat ada tiga hal yaitu: manipulasi, defleksi, dan tipuan. Semua keunggulannya itu untuk membantu mereka untuk mempertahankan selalu menjadi nomor satu. Mereka cenderung berbohong dan memanipulasi orang untuk mencapai tujuan tertentu. Hal ini juga mereka gunakan untuk mendapatkan promosi di tempat mereka bekerja, membangun hubungan maupun mengontrol pasangannya. Mereka juga sangat licik ketika bermasalah terhadap sesuatu, mereka akan mengkambing hitamkan untuk membelokkan dan menyalahkan orang lain.
  4. Gampang merasa bosan
    Seorang psikopat sering sekali merasa bosan dalam menjalani hidupnya. mereka membutuhkan hal yang menurut mereka menyenangkan secara terus menerus untuk merasa normal. Mereka akan selalu mencari hal baru untuk dilakukan yang mereka anggap bahwa hal tersebut menyenangkan tanpa memperdulikan benar apa salahnya hal tersebut.

Meskipun mereka di cap sebagai psikopat, hampir tidak mungkin untuk melihat apakah mereka menunjukan bukti sikap seorang psikopat atau hanya emosi yang muncul. Tidak semua para psikopat adalah orang yang jahat dan licik tetapi ada juga psikopat baik dan hidup normal layaknya manusia pada umunnya bahkan, ada juga dari antara mereka memiliki hidup yang bisa dikatakan sebagai orang sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *